Aplikasi Saham untuk Pemula: Perbandingan Stockbit, Ajaib, IPOT

Tiga nama paling sering muncul saat pemula mencari aplikasi saham: Stockbit, Ajaib, dan IPOT. Stockbit unggul di komunitas dan materi belajar. Ajaib menawarkan tampilan yang ringkas. IPOT menyediakan beberapa jenis aset dalam satu aplikasi. Ketiganya bekerja lewat perusahaan sekuritas berizin OJK, jadi pilihan terbaik ditentukan oleh cara Anda belajar, bukan oleh siapa yang paling populer.
Kenapa semakin banyak orang membuka rekening saham
Jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 30,30 juta SID per 7 Agustus 2026. KSEI mencatat tambahan 9,9 juta SID sejak awal tahun. Di antara angka itu, investor saham menembus 10,05 juta SID menurut BEI. Lonjakan ini menandakan makin banyak pemula yang masuk. Karena itu, memilih aplikasi dengan benar sejak awal jadi penting.
Perbandingan aplikasi saham untuk pemula
Stockbit
Fee beli 0,15% dan fee jual 0,25%, menurut halaman bantuan resmi Stockbit. Transaksinya berjalan lewat Stockbit Sekuritas Digital. Perusahaan itu berizin dan diawasi OJK, dengan nomor izin KEP-132/PM/1992. Rekening dana nasabah (RDN) tersedia di BCA dan Bank Jago.
Untuk belajar, Stockbit menyediakan Stockbit Academy dengan modul teks dan video gratis. Fitur Virtual Trading memberi saldo uang virtual Rp100 juta untuk latihan tanpa risiko. Fitur Stream mempertemukan Anda dengan diskusi investor lain. Satu catatan: Stockbit mengenakan biaya datafeed jika total transaksi bulanan Anda mencapai Rp20 juta ke atas. Contoh resminya, transaksi Rp50 juta sebulan kena Rp16.650.
Ajaib
PT Ajaib Sekuritas Asia berizin dan diawasi OJK. Aplikasi ini menggabungkan saham dan reksa dana, dengan materi edukasi di dalamnya. Tarif yang pernah Ajaib cantumkan sekitar 0,15% untuk beli dan 0,25% untuk jual. Halaman biaya resminya merinci komponennya: levy BEI, KPEI, dan KSEI sebesar 0,0433%, PPN atas biaya broker 12%, serta PPh final jual 0,1%.
Satu jebakan kecil: Ajaib menambah biaya broker 0,1% untuk transaksi saham yang memakai Market Order. Pemula sebaiknya memakai limit order agar harga eksekusi terkontrol dan fee tidak bertambah.
IPOT
IPOT milik Indo Premier Sekuritas. Tarif resminya 0,19% untuk beli dan 0,29% untuk jual, sedikit lebih tinggi dari dua aplikasi di atas. Sebagai gantinya, IPOT mencakup saham, reksa dana, obligasi, dan ETF dalam satu aplikasi. Fitur IPOT Global membuka akses ke saham Amerika. Pilihan ini masuk akal jika Anda sudah berencana mendiversifikasi aset.
Biaya yang perlu dihitung sebelum beli
Pembelian saham di BEI dimulai dari 1 lot, yaitu 100 lembar. Jadi, membeli saham seharga Rp1.000 per lembar butuh Rp100.000. Dengan fee beli 0,15%, biayanya hanya Rp150. Kelihatannya kecil, tetapi fee beli dan jual terus menumpuk jika Anda sering bertransaksi.
Beberapa sekuritas menetapkan fee minimum harian. Mandiri Sekuritas, misalnya, memberi contoh fee minimal Rp5.000 per hari. Selain itu, transaksi di atas Rp10 juta dalam sehari kena bea meterai Rp10.000. Baca tabel biaya di aplikasi sebelum menekan tombol beli.
Cara memilih aplikasi saham yang tepat
Mulailah dari cara belajar Anda. Jika suka berdiskusi dan butuh latihan, Stockbit cocok. Jika ingin tampilan sederhana dan satu tempat untuk saham dan reksa dana, Ajaib lebih nyaman. Jika berencana menambah obligasi dan saham luar negeri, IPOT lebih lengkap. Anda juga boleh memiliki lebih dari satu rekening sekuritas.
Setelah itu, cek tiga hal. Pertama, izin sekuritas harus jelas di OJK dan BEI. Kedua, dana tersimpan di RDN atas nama Anda sendiri, bukan atas nama aplikasi. Ketiga, biaya dan promo tertera tegas di aplikasi. Settlement saham berjalan T+2, jadi uang hasil jual baru bisa Anda tarik dua hari bursa kemudian.
Terakhir, ingat bahwa aplikasi hanyalah alat. Harga saham bisa naik dan turun, dan modal bisa berkurang. Mulailah dari nominal kecil dan riset sebelum membeli. Informasi di atas bukan rekomendasi investasi.



