Perubahan perilaku belanja digital membuat Retail Media Networks (RMN) menjadi salah satu kanal iklan dengan pertumbuhan tercepat saat ini. Di tahun 2025, iklan di platform e-commerce naik tajam, menggeser dominasi iklan digital tradisional seperti display ads dan social ads.
Marketplace kini tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga mesin iklan berbasis data first-party yang sangat presisi. Brand yang cepat beradaptasi dengan RMN berpeluang memenangkan persaingan visibilitas dan konversi.
Apa Itu Retail Media Networks (RMN)?
Retail Media Networks (RMN) adalah jaringan iklan yang dimiliki oleh retailer atau platform e-commerce, di mana brand dapat beriklan langsung kepada konsumen di dalam ekosistem belanja.
Contoh format RMN:
-
Sponsored product di hasil pencarian
-
Banner promosi di homepage marketplace
-
Iklan display di halaman kategori & produk
-
Rekomendasi produk berbasis data belanja
Platform seperti Amazon, Shopee, Tokopedia, Lazada, hingga TikTok Shop kini bertransformasi menjadi pemain media besar bukan sekadar marketplace.
Mengapa Iklan di E-Commerce Naik Tajam?
Lonjakan iklan berbasis RMN bukan tanpa alasan. Ada beberapa faktor utama yang mendorong pertumbuhan ini.
1. Data First-Party yang Sangat Kuat
Setelah era cookie third-party mulai ditinggalkan, RMN menjadi solusi karena:
-
Menggunakan data transaksi nyata
-
Berdasarkan histori pencarian & pembelian
-
Tidak bergantung pada tracking eksternal
Ini membuat targeting iklan lebih akurat dan privacy-friendly.
2. Konsumen Sudah Siap Membeli
Berbeda dengan social media ads, iklan RMN muncul saat:
-
Pengguna sedang mencari produk
-
Konsumen berada di tahap decision & purchase
-
Niat beli sangat tinggi (high intent)
Hasilnya, ROAS iklan RMN cenderung lebih tinggi dibanding kanal lain.
3. Marketplace Berubah Jadi Media Company
E-commerce kini:
-
Menjual ruang iklan seperti publisher
-
Menyediakan dashboard iklan mandiri
-
Mengoptimalkan algoritma rekomendasi berbayar
Menurut laporan industri global, belanja iklan RMN tumbuh dua digit setiap tahun, bahkan melampaui pertumbuhan iklan display konvensional.
Untuk gambaran tren global RMN, Anda bisa melihat laporan dari McKinsey tentang Retail Media sebagai referensi industri.
Jenis Iklan dalam Retail Media Networks
Berikut format iklan RMN yang paling banyak digunakan brand:
1. Sponsored Products
-
Muncul di hasil pencarian
-
Berbasis keyword
-
Mirip Google Search Ads, tapi langsung ke produk
2. Sponsored Brands
-
Menampilkan logo & beberapa produk
-
Cocok untuk brand awareness di marketplace
3. Display Ads Internal
-
Banner di homepage atau kategori
-
Targeting berdasarkan perilaku belanja
4. Off-Site Retail Media
-
Iklan marketplace muncul di website lain
-
Tetap menggunakan data first-party retailer
Keuntungan RMN untuk Brand & Advertiser
Mengapa banyak brand memindahkan budget ke RMN?
Konversi Lebih Tinggi
Iklan muncul tepat saat konsumen siap membeli.
Transparansi Data
Brand bisa melihat:
-
Penjualan langsung dari iklan
-
Kata kunci dengan performa terbaik
-
Produk dengan margin optimal
Skalabilitas untuk Brand Lokal
Tidak hanya brand besar—UMKM dan brand lokal juga bisa bersaing melalui keyword & positioning produk.
Tantangan Retail Media Networks
Meski menjanjikan, RMN juga punya tantangan:
-
Biaya iklan semakin kompetitif
-
Brand harus menguasai SEO produk & bidding
-
Ketergantungan pada algoritma marketplace
-
Margin bisa tergerus jika tidak dioptimasi
Strategi RMN bukan sekadar “pasang iklan”, tetapi perpaduan data, pricing, dan positioning produk.
Strategi Maksimalkan RMN di 2025
Agar iklan e-commerce benar-benar efektif, brand perlu strategi matang:
1. Optimasi Halaman Produk
Iklan tidak akan bekerja jika:
-
Judul produk tidak SEO-friendly
-
Foto produk kurang meyakinkan
-
Review minim
2. Fokus Keyword High Intent
Gunakan keyword:
-
Spesifik
-
Berbasis masalah
-
Mendekati keputusan beli
3. Kombinasikan RMN & Konten
RMN akan lebih kuat jika didukung:
-
Video pendek
-
UGC & review
-
Influencer commerce
4. Ukur Profit, Bukan Hanya Traffic
Fokus pada:
-
Contribution margin
-
Lifetime value
-
Repeat purchase
Retail Media Networks = Masa Depan Iklan Digital
Kenaikan iklan di e-commerce bukan tren sesaat. Retail Media Networks (RMN) telah menjadi pilar baru periklanan digital karena menggabungkan:
-
Media
-
Data
-
Transaksi
Di era di mana attention semakin mahal, iklan yang muncul di titik pembelian akan selalu menang.
Brand yang tidak berinvestasi di RMN berisiko kalah visibilitas bahkan di marketplace mereka sendiri.
Perkembangan Retail Media Networks (RMN) tidak bisa dilepaskan dari perubahan ekosistem konten dan platform digital yang semakin terintegrasi antara commerce, media, dan AI, seperti yang dibahas dalam artikel tren konten digital 2025: video sosial dan AI.

