15 Jan 2026, Thu

IHSG Anjlok Hari Ini: Penyebab & Dampak Saham Turun

ilustrasi saham IHSG anjlok hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok signifikan pada perdagangan Senin (12/1/2026) setelah tekanan pasar meningkat sejak pembukaan sesi pertama. IHSG sempat turun lebih dari 2%, mencerminkan reaksi pelaku pasar terhadap sentimen global dan domestik yang membebani perdagangan.

Bagaimana Pergerakan IHSG Hari Ini?

Pada sesi siang, IHSG turun tajam menuju level sekitar 8.715 setelah sebelumnya dibuka di posisi lebih tinggi. Lebih dari 400 saham berada di zona merah, menunjukkan tekanan luas di hampir seluruh sektor saham.

Menurut data RTI Infokom, di titik terendahnya, IHSG menyusut hingga 207 poin (sekitar -2,32%), meskipun sesudahnya sempat mengalami rebound sebagian.

Penyebab Penurunan IHSG

1. Aksi Profit Taking

Pelaku pasar melakukan profit taking atau ambil untung setelah lonjakan harga saham di beberapa sektor sebelumnya. Aksi ini menciptakan tekanan jual di saham-saham memiliki capitalisation besar, khususnya sektor energi dan komoditas.

2. Sentimen Eksternal dan Geopolitik

Sentimen global yang kurang stabil juga mempengaruhi kepercayaan investor. Ketidakpastian di pasar global sering memicu investor melakukan rebalancing portofolio, yang berkontribusi pada penurunan IHSG.

3. Tekanan Asing

Tekanan dari investor asing juga dirasa signifikan pada hari ini. Net sell oleh investor luar negeri membuat IHSG semakin melemah di tengah dinamika pasar.

Respons Pasar dan Analisis

Analis pasar mengamati bahwa koreksi ini merupakan reaksi wajar setelah periode kenaikan. Namun, sentiment negatif cenderung menguat seiring aksi jual di segmen besar dan sentimen global yang terus berubah.

Investor kini akan mengamati data fundamental seperti inflasi AS dan pergerakan suku bunga The Fed yang diperkirakan akan mempengaruhi pasar saham global dan wilayah Asia.

Dampak Terhadap Investor dan Strategi

Koreksi IHSG yang tajam biasanya membuat investor individual dan institusi meninjau kembali strategi mereka. Beberapa kemungkinan dampak dan respons pasar di antaranya:

  • Rotasi ke aset safe-haven seperti obligasi atau emas

  • Penyesuaian target harga saham

  • Peningkatan sesi evaluasi portofolio

Bagi investor jangka pendek, kondisi seperti ini menuntut kehati-hatian dan pemahaman terhadap risiko pasar lebih dalam.

Konteks Historis IHSG Turun

Turbulensi di pasar saham Indonesia bukan kejadian pertama kali. Penurunan tajam pernah terjadi sebelumnya, termasuk saat IHSG terjun bebas hingga lebih dari 5% yang memicu trading halt oleh Bursa Efek Indonesia.

Untuk gambaran lebih luas tentang dinamika bursa saham global hari ini:
Reuters – Global Markets & Asia Stocks News

Kesimpulan

IHSG anjlok hari ini menunjukkan bahwa pasar saham masih rentan terhadap sentimen global dan aksi ambil untung. Penurunan ini tidak hanya mencerminkan kekhawatiran investasi saat ini tetapi juga peluang evaluasi ulang strategi bagi investor.

Pasar modal adalah ruang yang dinamis. Koreksi wajar bisa menjadi peluang baru bila dihadapi dengan riset dan disiplin yang tepat.

Pahami juga bagaimana evaluasi data dan performa konten digital seperti dalam evaluasi analytics TikTok agar strategi kamu berbasis data — sama seperti investor yang perlu membaca data pasar secara mendalam sebelum keputusan besar.

By Putri A