Brand personality adalah “kepribadian” yang membuat bisnismu terasa hidup, mudah diingat, dan punya hubungan emosional dengan audiens. Semakin jelas karakter brand-mu, semakin mudah orang percaya, menyukai, dan akhirnya membeli.
Berikut 7 langkah membangun brand personality yang kuat, bahkan untuk bisnis kecil sekalipun.
Tentukan Audience dengan Jelas
Brand personality hanya bisa dibangun ketika kamu tahu siapa audiensmu. Tentukan usia, gaya hidup, nilai yang mereka percaya, serta tantangan yang mereka hadapi. Semakin spesifik, semakin mudah merancang tone dan karakter brand.
Definisikan Nilai Utama (Core Values)
Nilai brand adalah fondasi dari kepribadian. Apakah brandmu ingin terlihat jujur, playful, eksklusif, atau profesional? Nilai ini akan menjadi arah setiap konten, campaign, dan interaksi pelanggan.
Pilih 3–5 Karakter Utama Brand
Agar konsisten, cukup pilih beberapa sifat yang benar-benar mencerminkan brand.
Contoh:
-
Friendly
-
Smart
-
Bold
-
Optimistic
Gunakan karakter ini sebagai “kompas” untuk semua komunikasi.
Tentukan Tone of Voice
Tone of voice adalah bagaimana brand berbicara. Bisa santai, edukatif, humoris, elegan, atau tegas. Pastikan tone-nya konsisten di semua platform seperti Instagram, website, email, dan bahkan balasan chat.
Buat Story Brand yang Relevan
Setiap brand perlu cerita. Cerita ini bisa tentang kenapa bisnis berdiri, masalah apa yang ingin dipecahkan, atau bagaimana brand memberikan dampak. Story yang jujur membuat brand lebih mudah dipercaya.
Visual Identity yang Konsisten
Kepribadian brand terlihat dari visual: warna, font, layout, gaya foto, hingga ikon. Pilih warna yang sesuai karakter (misal: biru = profesional, kuning = optimis, merah = berani). Gunakan secara konsisten agar brand mudah dikenali.
Terapkan Konsisten di Semua Channel
Brand personality hanya akan terasa kuat jika diterapkan di semua titik interaksi:
-
konten media sosial
-
desain website
-
packaging
-
customer service
-
campaign marketing
Semakin konsisten, semakin kuat “kepribadian” yang melekat di benak audiens.
Penutup
Brand personality bukan sekadar estetika, melainkan fondasi yang menentukan bagaimana audiens merasakan brand-mu. Dengan mengikuti 7 langkah di atas, kamu bisa menciptakan karakter brand yang kuat, berbeda, dan mudah dicintai.
Jika kamu ingin memahami brand secara lebih luas, kamu bisa membaca panduan lengkap dari HubSpot
Baca Juga : Cara membangun strategi konten untuk bisnis kecil

